Kubu Raya post author Kiwi 05 Agustus 2026

Terus Berjibaku, Prajurit Yon Parako 466 Pasgat Brajamusti Terus Berjuang Padamkan Karhutla di Arang Limbung

Photo of Terus Berjibaku, Prajurit Yon Parako 466 Pasgat Brajamusti Terus Berjuang Padamkan Karhutla di Arang Limbung

KUBU RAYA, SP – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Parit Seruat, Kelurahan Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, hingga Rabu (5/8/2026), masih terus berlangsung.

Personel gabungan tetap berjibaku di lapangan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan sekitar.

Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta relawan yang terus berupaya memadamkan titik-titik api dan melakukan pembasahan pada lahan gambut yang masih mengeluarkan asap.

Salah satu unsur yang terlibat aktif dalam operasi tersebut adalah Batalyon Para Komando (Yon Parako) 466 Pasgat Brajamusti.

Personel Pasgat dikerahkan untuk membantu proses pemadaman sekaligus mempercepat pembasahan lahan guna mencegah munculnya kembali titik api, terutama di area yang sulit dijangkau kendaraan.

Operasi di lapangan dipimpin oleh Komandan Batalyon Para Komando 466 Pasgat Brajamusti, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, perwira menengah TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2008 yang saat ini menjabat sebagai Komandan Batalyon Para Komando (Danyon Parako) 466 Pasgat Brajamusti.

Di bawah kepemimpinannya, Yon Parako 466 Pasgat aktif mendukung berbagai operasi kemanusiaan, termasuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Letkol Pas Adim Dwi Prasanda menegaskan bahwa seluruh personel yang diterjunkan akan terus bekerja maksimal hingga kondisi di lokasi benar-benar aman dan api berhasil dikendalikan.

"Sejak menerima tugas, personel kami terus bersinergi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla. Fokus utama kami adalah mempercepat pemadaman, melakukan pembasahan secara menyeluruh, serta memastikan api tidak kembali menyala. Kondisi di lapangan memang cukup menantang karena cuaca panas, angin, dan karakteristik lahan gambut yang mudah memicu bara di bawah permukaan. Namun, kami berkomitmen memberikan kemampuan terbaik demi melindungi masyarakat dan lingkungan," ujar Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.

Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga terus memantau perkembangan kondisi di sekitar lokasi kebakaran guna mengantisipasi potensi penyebaran api ke wilayah permukiman maupun lahan produktif masyarakat.

Operasi pemadaman dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan pemadam serta sumber air yang tersedia di sekitar lokasi. Tim juga secara berkala melakukan patroli dan pembasahan pada area yang telah dipadamkan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Letkol Pas Adim Dwi Prasanda juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap kepada aparat atau petugas terkait.

"Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kebakaran, terutama di musim kemarau. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengendalikan karhutla di Kalimantan Barat," tegas Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pembasahan lahan di Desa Parit Seruat, Kelurahan Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, masih terus berlangsung. Personel gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar terkendali dan mencegah kebakaran kembali meluas. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda